Kamis, 24 Mei 2018 20:30 WITA

Ditangkap, Buronan Narkoba Bertangan Satu Terancam Hukuman Mati

Editor: Nur Hidayat Said
Ditangkap, Buronan Narkoba Bertangan Satu Terancam Hukuman Mati

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ditres Narkoba Polda Sulsel berhasil menangkap pelaku kejahatan narkoba paling dicari Syamsul Rizal alias Kijang (32). Buronan bertangan satu ini terancam hukuman mati.

Kijang akhirnya ditangkap pada 20 Mei di perbatasan Indonesia-Malaysia, Pulau Sungai Nyamuk, Desa Bambanga, Kecamatan Sabati, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara oleh Sibdit I Narkoba Polda Sulsel.

Pasca pemangkapan tersebut, Kijang langsung dibawa ke Mapolda Sulsel untuk mempertanggungjawabkan kejahatannya. Atas perbuatannya Kijang terancam dua pasal yakni pasal 114 ayat 2 ancaman hukuman pidana mati penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. 

Selain itu, Kijang juga diancam pasal 112 ayat 2 ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

"Pelaku diancam dengan pasal 112 ayat 2 dan pasal 114 ayat 2," ungkap Direktur Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan, Kamis (24/5/2018).

Hermawan mengatakan, pihaknya saat ini akan melakukan pendalaman terkait kejahatan narkotika Kijang dan kaitannya dengan pelaku kejahatan narkotika lainnya. Kijang disebut-sebut berkaitan dengan Cullang, bandar besar yang telah ditembak mati oleh Ditres Narkoba Polda Sulsel. "Kami akan dalami terkait itu," ucap Hermawan. 

Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sulsel, AKBP Ucuk Supriadi, membenarkan Kijang memang terkait dengan sejumlah pengedar narkoba besar. Bahkan dari rekan-rekannya yang telah ditangkap dan diproses semua dihukum belasan tahun penjara.

"Tidak ada yang di bawah 10 tahun, semuanya di atasnya," ungkap Ucuk tanpa menyebutkan identitas rekan Kijang yang dimaksud.