Rabu, 23 Mei 2018 20:00 WITA

Terus Merugi, Perum Damri Makassar Minta Disubsidi Soal BRT Mamminasata 

Editor: Abu Asyraf
Terus Merugi, Perum Damri Makassar Minta Disubsidi Soal BRT Mamminasata 
BRT Mamminasata

RAKYATKU.COM,MAKASSAR  -  Perum Damri Makassar tampaknya sudah tidak mampu lagi membiayai Bus Rapid Transit (BRT) Mamminasata yang melayani rute Maros, Makassar, Gowa dan Takalar. 

Hal itu karena setiap hari Perum Damri Makassar terus merugi akibat kurangnya daya tarik masyarakat untuk memakai jasa BRT sebagai layanan transportasi sehari-hari. Masyarakat lebih memilih taksi daging yang lebih cepat melayani masyarakat tanpa harus menunggu di pinggir jalan. 

Perum Damri pun mengungkapkan, jika sepanjang 2017 kerugian dari BRT mencapai kisaran Rp3 miliar. Salah satu faktornya, lantaran kurangnya menarik minat penumpang

General Manager Perum Damri Makassar, Ilyas Hariyanto meminta kepada pemerintah untuk bekerja sama tetap mendukung hadirnya BRT di masyarakat tersebut, salah satu yang harus dilakukan oleh pemerintah yaitu memberikan subsidi untuk BRT. 

"Kita berharap baik dari pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi, bersama-sama mendukung kehadiran BRT. Untuk mengatasi kerugian BRT agar kedepan bisa beroperasi maksimal, butuh subsidi dari pemerintah daerah, " ujar Ilyas. 

Ilyas pun mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berkali-kali mengajukan subsidi angkutan perkotaan, namun, Pemprov tidak pernah merespon permintaan tersebut. 

"Kita juga selalu koordinasi, kita sudah seringkali bahkan disosialisasikan juga sering untuk penggunaan BRT, baik di kampus, dan tempat lainnya, namun, memang sulit karena saingannya taksi online," tutupnya.