Senin, 21 Mei 2018 15:31 WITA

1.000 Pohon Ditebang demi Tol Layang, Rahman Pina Minta Ganti Rugi

Editor: Mulyadi Abdillah
1.000 Pohon Ditebang demi Tol Layang, Rahman Pina Minta Ganti Rugi
Rahman Pina

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisi C DPRD Kota Makassar mengimbau pembangunan Tol Layang yang mulai dikerjakan tidak mengurangi jumlah Ruang Terbuka Hijau yang ada di Kota Makassar.

Imbauan ini menyusul pelaksana proyek PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) akan menebang sebanyak 1.000 pohon di sepanjang Tol Reformasi dan Jl AP Pettarani untuk pembangunan Jalan Tol Layang.

“Kita berharap pembangunan tol layang bisa meminimalisir (penebangan pohon), paling tidak semua pohon yang sudah sekian lama dipelihara, juga sudah menelan anggaran yang cukup besar itu digantikan. Mudah-mudahan ada cara bagaimana supaya pohon yang dirusak ini bisa digantikan,” jelas Ketua Komisi C, Rahman Pina, Senin (21/5/2018).

Lanjutnya, Komisi C akan melakukan pemanggilan kepada pihak terkait untuk mengonfirmasi hal tersebut.  

“Nanti kita jadwalkan memanggil, Dinas Tata Ruang, Dinas PU, dan pengembang untuk mengkonfirmasi terkait bagaimana skenario pembangunannya,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT BMN Anwar Toha mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sekitar 6.000 bibit berbagai jenis pohon untuk melakukan penghijauan di area sekitar Tol Layang.

"Penebangan pohon yang jumlahnya lebih dari seribu pohon itu nantinya akan digantikan oleh pelaksana proyek sesuai dengan ketentuan".

"Kompensasi dari aturan itu kan 1:5. Di mana satu pohon yang kita tebang akan digantikan dengan lima pohon baru untuk penghijauan dan itulah kompensasinya," katanya.