Jumat, 18 Mei 2018 12:00 WITA

Jokowi Pecat Admin Twitter, Gerindra Sindir Aksi Terorisme

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Jokowi Pecat Admin Twitter, Gerindra Sindir Aksi Terorisme
Joko Widodo.

RAKYATKU.COM - Partai Gerindra ikut berkomentar terkait admin akun Twitter Presiden Joko Widodo (@jokowi) yang dibebastugaskan setelah menulis cuitan tentang JKT48.

"Sebenarnya ini urusan internal Pak Jokowi, tapi ini juga menunjukkan kualitas manajemen tim Pak Jokowi ya. Mengurus admin Twitter saja Pak Jokowi kesulitan, apalagi mengurus negara," kata anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, Jumat (18/5/2018).

Menurut Andre, lemahnya pengelolaan negara Jokowi dibuktikan dengan kondisi Indonesia saat ini. Di antaranya ia menyinggung soal nilai dolar yang terus menguat terhadap rupiah dan aksi terorisme yang belakangan terjadi.

"Ini kan terlihat dengan kondisi negara sekarang. Ekonomi menurun, harga tukar dolar tinggi, pengangguran tinggi, harga kebutuhan bahan pokok tinggi. Bahkan kondisi keamanan negara juga terganggu saat ini karena munculnya terorisme," jelasnya dilansir laman Detik.com.

Akun Twitter Presiden Joko Widodo (@jokowi) sempat bikin heboh. Cuitannya berisi tentang JKT48. Pihak Istana menjelaskan cuitan tersebut ditulis oleh admin dan kini telah dibebastugaskan. 

"Yang bersangkutan kini sudah dibebastugaskan," ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.