Kamis, 17 Mei 2018 17:21 WITA

Sidang PKPU Batal, Pengurus Datangi Bos Abu Tours di Polda

Editor: Aswad Syam
Sidang PKPU Batal, Pengurus Datangi Bos Abu Tours di Polda
Pengurus PKPU Abu Tours, Tasman Gultom

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pengurus penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) Abu Tours, Tasman Gultom mengatakan akan menemui bos Abu Tours, Hamzah Mamba yang telah ditahan di Mapolda Sulsel pada Jumat (18/5/2018) besok. 

Kedatangan Tasman ini untuk membicarakan proposal perdamaian yang ingin ditawarkan oleh pihak Abu Tours kepada korban-korbannya. 

Tasman mengungkapkan, langkah ini terpaksa diambilnya. Pasalnya, pada saat agenda rapat pertemuan antara Abu Tours dan kreditur yang seharusnya digelar hari ini, tak ada satupun perwakilan dari Abu Tours yang hadir di PN Makassar. 

"Tadi saya mengusulkan kepada hakim pengawas, karena tidak ada perwakilan Abu Tours, rencananya kami akan mendatangi Hamzah Mamba besok ke Polda untuk menanyakan pandangan beliau tentang proposal perdamaian yang akan diputuskan 21 Mei nanti," kata Tasman kepada awak media, Kamis (17/5/2018).

Tasman juga menuturkan, ia telah menerima langsung pernyataan salah satu pengacara Abu Tours, Eri Edi Satrio, yang memilih mengundurkan diri sebagai tim kuasa hukum Abu Tours. 

Selain itu, Tasman juga sudah mengusahakan untuk mendatangkan perwakilan Abu Tours dengan menelepon dua pengacara Abu Tours lainnya, tetapi tidak ada respons. 

Tasman mengatakan, hingga hari ini, jumlah tagihan keseluruhan kreditur Abu Tours yang dikumpulkan tim PKPU sebesar Rp1,6 triliun. Angka ini hanya kurang Rp200 miliar dari total jumlah aset Abu Tours yang mencapai Rp1,8 triliun di kepolisian.

Jawaban mengenai apakah pihak Abu Tours akan menawarkan propsal perdamaian kepada jemaahnya, hingga kini masih menjadi tanda tanya. Abu Tours hanya memiliki jalan tersebut dengan catatan, isi proposal perdamaian yang ditawarkan tidak merugikan pihak krediturnya. Jika proposal perdamaian tak kunjung dibuat, Abu Tours siap menerima konsekuensi dipailitkan oleh pengadilan perdata Makassar.