Kamis, 17 Mei 2018 17:13 WITA

Begini Cerita Tetangga Soal Keseharian Pimpinan Terduga Teroris Jawa Timur

Editor: Aswad Syam
Begini Cerita Tetangga Soal Keseharian Pimpinan Terduga Teroris Jawa Timur
Penggerebekan teroris di Jawa Timur oleh anggota Densus 88.

RAKYATKU.COM, MALANG - Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, Fatmawati mendengar keributan di samping rumahnya. Namun, dia tidak berani keluar. Rumah di sebelah rumahnya, dihuni pasangan Syamsul Arif alias Abu Umar (37) yang merupakan Ketua Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Timur dan istri sirinya, Wahyu Mega Wijayanti (40).

Keduanya sudah digelandang Tim Densus 88 Antiteror dari rumah kontrakan di Perumahan Banjararum Asri Blok BB No. 9, Desa Banjararum, Singosari, Kabupaten Malang.

Fatmawati baru mengetahui kalau rumah itu digerebek polisi pada pukul 05.00 WIB, saat melihat soerang polisi datang memasang garis polisi. Namun pada pukul 07.00 WIB, garis polisi itu dicopot. 

Menurut Fatmawati, keluarga tersebut dikenal tertutup. Sejak tinggal dua bulan lalu, Fatmawati belum sempat bertegur sapa dengan tetangganya itu.

Pernah suatu hari Wahyu Mega Wijayanti sedang mencabut rumput, saat itu Fatmawati mendekat, namun perempuan itu buru-buru masuk ke dalam rumah.

"Jadi saya tidak bisa kenalan," ujarnya sebagaimana dilansir di surya.co.id.

Fatmawati menceritakan, ketika ada tukang sayur lewat, ibu-ibu pada keluar. Namun Wahyu Mega Wijayanti hanya berteriak dari jendela dan tukang sayur yang mendekatinya.

Suaminya, Abu Umar juga jarang terlihat. Dia kata Fatmawati selalu pulang larut malam. Dan begitu datang dia tak pernah lewat pintu depan. Dia selalu lewat pintu belakang.