Kamis, 17 Mei 2018 16:56 WITA

Dengar Putranya Ditangkap karena Terorisme, Ibu Abu Umar Kena Serangan Jantung

Editor: Aswad Syam
Dengar Putranya Ditangkap karena Terorisme, Ibu Abu Umar Kena Serangan Jantung
Rumah orang tua Abu Umar, tampak tertutup. (Sumber foto: detik)

RAKYATKU.COM, BLITAR - Kondisi Patokah (65) langsung menurun. Itu setelah tadi pagi mendengar kabar penangkapan putranya, Syamsul Arifin alias Abu Umar (37) terkait kasus terorisme.

Syamsul Arifin alias Abu Umar diketahui sebagai Ketua Jamaah Ansarut Daulah (JAD) Jatim. Dia diamankan Densus 88 Antiteror, Rabu malam (16/5/2018) di Malang, saat bersama dengan istri sirinya, Wahyu Mega Wijayanti (40) di sebuah kontrakan.

Sebenarnya, pasca penangkapan, Kapolsek Kanigoro, sudah mendatangi rumah orang tua Syamsul Arifin untuk memberitahukan penangkapan itu. Hanya saja, suaminya baru memberitahu dirinya tadi pagi.

Saat detik mendatangi rumahnya di Desa Jatinom, Blitar, dalam kondisi tertutup. Namun dari pintu sisi kiri, keluar lelaki tua menuntun sepeda motornya. Dari Purwanto inilah diketahui jika kondisi kesehatan Patokah drop.

"Iya saya bapaknya Syamsul Arifin. Mau apa, saya tidak tahu apa-apa. Ibunya sekarang juga sakit. Jantungnya kumat," kata Purwanto kepada detik, Kamis (17/5/2018).

Purwanto terkesan terburu-buru pergi. Dia menstater motornya hendak keluar areal rumah. Saat detik meminta izin menemui Patokah, Purwanto menjawab: "Monggo, silakan. Tapi nanti kalau kondisi ibunya makin drop, sampean tanggung jawab ya," pungkasnya sambil menjalankan sepeda motornya. 

"Semalam kami datang rumah saudara Syamsul Arifin untuk memberitahu pengamanan itu. Sekaligus kami melaksanakan perintah dari Polda," kata Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha saat dikonfirmasi.