Kamis, 17 Mei 2018 16:40 WITA

Begini Kenangan Ustaz Somad Terhadap Polisi Korban Teror di Riau

Editor: Aswad Syam
Begini Kenangan Ustaz Somad Terhadap Polisi Korban Teror di Riau
Instagram Ustaz Abdul Somad

RAKYATKU.COM, RIAU - Ternyata Ustaz Abdul Somad, memiliki kenangan bersama dengan Ipda Auzar, polisi yang tewas ditabrak teroris di Mapolda Riau.

Kenangan itu diungkap Ustaz Somad di akun instagramnya. Di situ, Ustaz Somad mengaku berkenalan dengan Pak Auzar pada 2009, dikenalkan oleh seorang kenalan Ustaz Somad bernama Pak Tri.

@ustadzabdulsomad menulis, "Itikaf bersama Dr. Musthafa Umar di Masjid An-Nuur Riau tahun 2009. Berkenalan dengan Pak Tri, kemudian Pak Tri membawa saya ke Masjid Nurul Islam. Disanalah pertama kenal dengan Pak Auzar. Selalu memakai jubah putih, senyumnya lepas, orangnya ramah. Setelah lama, baru saya tahu bahwa beliau Polisi.

Pagi ini seorang Polisi memberitahu saya bahwa Pak Auzar sudah meninggal dunia. Semoga Allah membalas segala kebaikannya." ujarnya sembari menambahkan doa menggunakan bahasa Arab.

Berbagai doa pun dilontarkan para warganet. 

@mhdhusen287, "Selamat jalan pak Auzar semoga amal dan ibadahmu diterima disisi allah. Dan dilapangkan kuburnya, semoga khusnul khotimah pak jasa mu sangat berarti bagi kami karena telah menjalani tugas bapak."

@asrifa_ainaa, "Ini yg dbilang mujahid sebenarnya bukan teroris yg gak punya otak."

@mis_mulia, "Innalillahi wainnailahi rojiuun smg almhm bpk auzar husnul khotimah..tuan guru UAS sll jdkan bpk polisi auzar sbg contoh polisi yg sholatnya bukan di satu masjid saja."

@farhan_hadianto, "Semoga Allah merahmati beliau dan menempatkannya di Surga."

@aninhadita, "Allah telah meninggikan derajat beliau memilihnya untuk mati syahid.. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Tak ada yg terjadi di bumi dan di langit ini tanpa seizinNYA."

@wanciel0403, "Teroris biadap,,,insyaa Allah pak Auzar yg sahid khusnul khotimah gugur saat bertugas,,bukan para teroris yg biadap."

Ipda Auzar gugur saat mengadang mobil teroris yang hendak melarikan diri, usai melakukan aksi teror di Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018). Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kamis (17/5/2018), telah memberikan kenaikan pangkat anumerta luar biasa kepada almarhum.