Rabu, 20 April 2016 19:23 WITA

Agus Arifin Nu'mang Mau Tiru Langkah Ahok

Penulis: Al Khoriah Etiek Nugraha
Editor: Mulyadi Abdillah
Agus Arifin Nu'mang Mau Tiru Langkah Ahok
Agus Arifin Nu'mang (Foto:INT)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang tak cuma melirik parpol jelang Pilgub Sulsel 2018 mendatang. Kader Golkar ini mengaku siap menempuh jalur independen, seperti langkah Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok di Pilgub DKI Jakarta. 

Mantan Ketua DPRD Sulsel ini mengklaim sudah dilirik sejumlah pengurus parpol. Lirikan itu berbarengan dengan dukungan sejumlah ormas yang mulai mengalir.

“Nanti kita lihat. Sudah ada (partai yang mulai mendekat). Tapi tidak menutup kemungkinan juga dengan jaringan yang saya punya sekarang, apalagi didukung oleh ormas-ormas yang lain. Saya yakin jalur independen pun sesuatu yang tidak mustahil kami lakukan,” ungkap Agus saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (20/4/2016).

Agus menambahkan, posisinya saat ini untuk maju lebih tepatnya karena mendapatkan dorongan dari ormas-ormas. Salah satunya adalah pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Sulsel. 

Meski begitu, Agus nampaknya lebih memprioritaskan jalur parpol. Dikatakan, fenomena parpol saat ini mendukung figur eksternal partai jika peluang kader internalnya tipis memenangi pertarungan.

Loading...

"Fenomena sekarang kan parpol akan mendukung figur-figur baik internal maupun eksternal. Itu juga tergantung survei. Karena parpol juga ndak mau kalah kan. Kalau tidak ada kader internalnya maka mereka akan mendukung kader eksternal," ujarnya.

Oleh karena itu, ia tidak terlalu memusingkan jika beberapa partai besar tidak meliriknya dalam pertarungan di Pilgub 2018 mendatang. Untuk pasangan yang akan diusung, ia mengaku belum berpikir jauh mengenai hal tersebut. Tetapi komunikasi politik, tetap ia jalankan. Sehingga, untuk saat ini, ia lebih memilih bermain dengan tenang. 

“Tokoh-tokoh partai ini kan semua juga saya kenal. Ada beberapa tokoh nasional yang sekarang jadi ketua-ketua umum. Dulukan mereka juga senior-senior di Golkar. Pasangan, semua kita silahkan saja, sama-sama sosialisasi. Pada akhirnya kan bukan saya yang menentukan,” tandasnya.

Loading...
Loading...