Kamis, 17 Mei 2018 15:52 WITA

Soal Temuan BPK, Ini Kata Kepala Inspektorat Sulsel

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Soal Temuan BPK, Ini Kata Kepala Inspektorat Sulsel
Kepala Inspektorat Sulsel, Lutfie Natsir.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Inspektorat Sulsel, Lutfie Natsir menanggapi temuan BPK soal sistem pengendalian internal (SPI) lingkup Pemprov Sulsel masih banyak bermasalah. 

Diketahui, beberapa temuan terkait SPI di Pemprov Sulsel, diantaranya pengelolaan dana bos untuk sekolah menengah dan sekolah khusus belum sesuai ketentuan. Kemudian, pengelolaan dana bos tahun anggaran 2017 pada tingkat sekolah dasar belum tertib.

Kemudian, pengelolaan kas di bendahara pengeluaran pada beberapa OPD tidak memadai, pengelolaan rekening milik Pemprov belum tertib. Begitupula pengelolaan barang milik daerah belum dilakukan secara tertib dan memadai.

Setidaknya ada 13 temuan masalah oleh BPK yang harus dirampungkan. Selain masalah pada SPI, juga ditemukan adanya ketidakpatuhan perundang-undangan. Hanya saja, BPK menekankan pada penatakelolaan aset pemprov

Terkhusus untuk pengelolaan dana bos dan Aset, Lutfi Natsir berdalih hal tersebut bermasalah karena juknis pengelolaan dana BOS yang baru diterapkan pada 2017. Sehingga masih terdapat kendala dalam penerapannya.

Untuk itu kata Lutfie, masih perlu dilakukan Bimtek, sosialisasi dan supervisi serta pendampingan dalam pelaksanaannya untuk menyesuaikan dengan juknis yang baru. Begitupun soal aset yang terhambat karena adanya pelimpahan kewenangan pengelolaan aset.

"Kalau terkait demgan pengelolaan aset karena adanya peralihan kewenangan dan kepemilikan aset SMA yang ada di kabupaten/kota dialihkan ke Pemprov. Sehingga untuk dokumen kepemilikan diperlukan validasi dan penyempurnaan, akan dimutasi di dokumen kepemilikan Pemprov," kata Lutfie.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Sulsel, Tautoto Tana Ranggina menegaskan, Pemprov Sulsel akan segera menyelesaikan semua temuan masalah BPK atas laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2017.

"Segera, dalam waktu 2 minggu ini kita bentuk desk di Inspektorat. Desk ini bisa menjadi jalan keluarnya," ungkap Tautoto.