Kamis, 17 Mei 2018 15:41 WITA

Pengacara Abu Tours Mundur, Rapat PKPU Ditunda

Editor: Aswad Syam
Pengacara Abu Tours Mundur, Rapat PKPU Ditunda
Para jemaah Abu Tours memadati ruang sidang utama Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (17/5/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Rapat penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) antara pihak Abu Tours dan krediturnya (jemaah/agen/vendor) yang rencananya hari ini, di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (17/5/2018), ditunda.

Rapat yang mengagendakan penawaran proposal perdamaian oleh Abu Tours ini, ditunda lantaran salah satu pengacara PT. Amanah Bersama Umat ini mengundurkan diri. Pengacara tersebut ialah Eri Edi Satrio.

Kuasa hukum kreditur Abu Tours, Ridwan Bakar sangat kecewa dengan pembatalan ini. Menurutnya, ada banyak pengacara Abu Tours yang seharusnya bisa menghadiri rapat penting ini. Ridwan juga berujar, pihak Abu Tours memang tidak memiliki itikad baik untuk melunasi utang-utangnya kepada jemaah yang mencapai delapan puluh ribuan itu. 

"Kami selaku pemohon sangat kecewa, ini menunjukkan adanya itikad tidak baik dari mereka. Bayangkan saja agen dan jemaah di seluruh Indonesia datang hari ini, untuk mengharapkan ada tawaran perdamaian atau solusi tapi kenyataannya tidak ada," kata Ridwan, Kamis (17/5/2018).

Dengan penundaan ini, majelis hakim PKPU ini akan memutuskan di persidangan pada Senin (21/5/2018) mendatang terkait nasib Abu Tours, apakah diberi perpanjangan waktu untuk melunasi utang-utangnya atau menawarkan proposal perdamaian kepada krediturnya. 

Waktu pelaksanaan sidang putusan majelis hakim tersebut tepat 45 hari, dengan waktu yang diberikan kepada Abu Tours dalam putusan PKPU sementara. Ridwan pun berharap majelis hakim bisa memberikan keputusan yang tepat serta tidak merugikan jemaah Abu Tours.