Kamis, 17 Mei 2018 14:23 WITA

PT BMN Siapkan Ribuan Mangrove untuk Ganti Pohon di Pettarani

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
PT BMN Siapkan Ribuan Mangrove untuk Ganti Pohon di Pettarani

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Direktur Utama PT Bosowa Marga Nusantara (BMN), Anwar Toha mengungkapkan, ada sejumlah konsekuensi dari pembangunan Pettarani Tol Road atau Tol Ujung Pandang Seksi III Jalan Layang Tol Andi Pangeran Pettarani, akan dimulai Juni 2018 mendatang.

Salah satunya, yaitu dapat mengurangi jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Makassar. Karena adanya penebangan pohon di sepanjang Jalan Andi Pangerang Pettarani.

"Terkait hal itu, kami telah menawarkan solusinya. Setiap satu pohon yang ditebang dalam selama pekerjaan pembangunan jalan tol ini, akan digantikan dengan lima pohon," kata Anwar Toha pada Rakyatku.com.

Selain itu, PT BMN bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, akan menciptakan RTH yang baru. Dengan menanam 6.000 pohon di titik yang telah disepakati. Salah satunya di Kawasan Hutan Mangrove, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanayya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal (Deng Ical) menyatakan, penanaman mangrove dipilih karena dianggap lebih monumental dan terlihat.

"Kalau PT BMN cuma setor pohon, kemudian didistribusi itu pohon kemana saja yang meminta, tentu tidak akan kelihatan. Jadi saya katakan tanam mangrove saja," ungkapnya.

Penanaman 6.000 pohon Mangrove ini, kata Deng Ical, bisa menjawab komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk meningkatkan ruang terbuka hijau.

Diketahui, pembangunan fisik jalan tol layang Pettarani sepanjang 4,3 kilometer dengan dana investasi sebesar Rp2,2 triliun tersebut, dimulai Mei 2018 dan ditarget rampung Februari 2020.