Kamis, 17 Mei 2018 12:29 WITA

Nasib Kreditur Abu Tours Terkatung-katung di PN Makassar

Editor: Mulyadi Abdillah
Nasib Kreditur Abu Tours Terkatung-katung di PN Makassar
Ratusan jemaah Abu Tours mulai memadati kantor PN Makassar, Kamis (17/5/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ratusan jemaah Abu Tours mulai memadati kantor PN Makassar, Kamis (17/5/2018). Kedatangan mereka untuk mengikuti pertemuan dengan pihak Abu Tours sesuai tahapan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang sebelumnya diputuskan oleh majelis hakim pengadilan perdata Makassar. 

Berdasarkan pantauan Rakyatku.com, rapat PKPU ini dilaksanakan di ruang sidang utama. Seperti minggu lalu, jemaah dari luar Sulawesi juga ikut hadir. Rapat yang seharusnya digelar pada pukul 10.00 wita pagi tadi lagi-lagi mengalami molor karena hingga hari ini rapat belum dimulai. Hal ini kemudian disesalkan jemaah yang sejak pagi sudah memenuhi pengadilan. 

Seperti yang dirasakan oleh kedua jemaah yang juga merangkap sebagai agen, Yunita (29) dan Nurjannah (48) yang sejak pukul 09.00 Wita telah datang ke kantor PN Makassar. Yunita yang berasal dari Palu mengungkapkan dirinya rela jauh-jauh mengikuti rapat ini agar kerugian yang dideritanya bisa menemui titik terang. 

"Saya membayar Rp 17 juta bersama enam keluarga saya. Semoga dengan adanya pertemuan ini kami bisa mendapatkan titik terang, kalau tidak bisa diberangkatkan minimal biayanya bisa dikembalikan," kata Yunita kepada Rakyatku.com sesaat lalu. 

Dari pantauan Rakyatku.com, ketua pengurus PKPU, Tasman Gultom selaku pihak yang memediasi Abu Tours (debitur) dan jemaah (kreditur) sudah hadir di ruang sidang utama. Begitupun dengan kedua pengacara perwakilan jemaah (Ridwan Bakar) dan Abu Tours (Eri Edi Satrio) juga sudah berada di tempat. 

Namun, saat ini agenda pertemuan rapat ini belum jelas. Hal ini dikarenakan Abu Tours belum melakukan verifikasi kreditur lantaran pada minggu lalu dokumen pembandingnya belum bisa ia dapatkan karena disebabkan kantor Abu Tours masih disegel oleh kepolisian.

Seharusnya, jika mengacu pada jadwal yang telah dikeluarkan oleh pihak pengadilan, hari ini pihak Abu Tours sudah memasukkan proposal perdamaian ke pihak pengurus PKPU. Namun pengurus PKPU hingga kini belum menerima proposal perdamaian tersebut.