Kamis, 17 Mei 2018 09:21 WITA

Selama Ramadan Penyaluran Harian BBM Meningkat, Tertinggi Pertalite

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Selama Ramadan Penyaluran Harian BBM Meningkat, Tertinggi Pertalite
Ilustrasi. Int.

RAKYATKU.COM - PT Pertamina (Persero) mempersiapkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) bagi masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga Lebaran.

Vice President Retail Fuel Marketing Pertamina, Jumali memprediksi, tahun ini akan terjadi peningkatan konsumsi BBM sebesar 15% dibandingkan konsumsi masa Ramadan-Lebaran tahun lalu.

Pada 2017 lalu, Konsumsi BBM jenis gasolin selama masa Ramadan-Lebaran mencapai 90.000 kiloliter (kl) per hari. Dengan peningkatan 15%, diperkirakan konsumsi BBM jenis gasolin selama masa Ramadan-Lebaran tahun 2018 ini mencapai 104.000 kl per hari.

Selain itu terjadi kenaikan penyaluran harian untuk setiap jenis BBM. Kenaikan tertinggi terjadi pada BBM jenis pertalite dari 46.000 kl menjadi 55.000 kl (20%), menyusul pertamax dari 15.000 kl menjadi 18.000 kl (15%). Lalu premium dari 24.000 kl menjadi 26.000 kl (7%), pertamax turbo dari 787 kl menjadi 820 kl (5%), dexlite dari 1.598 kl menjadi 1.678 kl (5%), dex dari 485 kl menjadi 504 kl (4%) serta avtur meningkat dari 15.000 kl menjadi 16.000 kl (5%). Sementara kebutuhan solar diperkirakan turun dari 35.000 kl rata-rata harian menjadi 30.000 kl.

Untuk itu Pertamina menyiapkan stok premium 27 hari dan solar 24 hari. Sementara itu, untuk stok dexlite di atas 35 hari dan untuk stok BBM jenis lain rata-rata di atas 25 hari.

"Diprediksi peningkatan lalu lintas sebesar 13%, jadi kami menyiapkan lebih, sehingga akan lebih aman untuk seluruh Indonesia," jelas Jumali, yang dikutip dari Kontan.

Diperkirakan Kenaikan tertinggi akan terjadi pada puncak arus mudik, 9 Juni dan 13 Juni 2018, meningkat 32% dan 29% dari konsumsi normal. Sedangkan kenaikan saat arus balik pada 19 Juni 2018 diperkirakan mencapai 28%.

Pertamina memproyeksikan jumlah pemudik menggunakan sepeda motor 7,67 juta, naik dibanding 2017 yang mencapai 6,8 juta. Pemudik mobil 3,46 juta, naik dari tahun 2017 sebanyak 3,1 juta.

Pertamina juga memproyeksi kenaikan penyaluran LPG sekitar 17% dari rata-rata harian 23.124 metrik ton. Menjadi 27.000 metrik ton.