Kamis, 17 Mei 2018 01:30 WITA

Teroris di Mapolda Riau Bawa Kertas Bertulis Tangan, Ternyata Begini Isinya

Editor: Abu Asyraf
Teroris di Mapolda Riau Bawa Kertas Bertulis Tangan, Ternyata Begini Isinya
Secarik kertas yang ditemukan di saku terduga teroris yang tertembak di Riau.

RAKYATKU.COM - Sikap nekat teroris yang menyerang Mapolda Riau tak lepas dari pemahaman mereka. Hal itu diketahui dari secarik kertas yang berisi tulisan tangan yang diduga milik pelaku.

Seperti diberitakan sebelumnya, empat terduga teroris tewas ditembak polisi saat menyerang anggota Polri dan merangsek masuk halaman Polda Riau, Pekanbaru, Rabu (16/5/2018). Saat digeledah, salah satu di antara mereka membawa secarik tulisan tangan berhuruf Arab.

"Oh iya, ada itu (surat). Ada satu lembar surat ada tulisan Arab. Satu lembar kertas itu ditulis tangan," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto seperti dikutip dari Detikcom.

Namun Sunarto tidak memerinci secara jelas apa yang tertulis dalam surat tersebut. Dia juga tidak bisa menyebut apakah pesan tersebut bermuatan pesan khusus atau tidak.

Informasi yang dihimpun Rakyatku.com, surat itu berisi ajakan untuk jihad. 

Berikut ini isi surat tersebut.

"Amma Badu

Wahai orang-orang yang beriman mengapa apabila dikatakan kepada kamu berangkatlah untuk berperang dijalan Allah kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu entah kamu menyenangi kehidupan di dunia daripada kehidupan di akhirat padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan) kehidupan di akhirat hanyalah sedikit.

Jika kamu tidak berangkat untuk berperang niscaya Allah akan menghukum kamu dengan azab yang pedih dan menggantikan kamu dengan kaum yang lain dan kamu tidak akan merugikannya sedikitpun dan Allah maha kuasa atas segala sesuatu.

Dan untuk kamu para tougut dan anshornya “wahai orang-orang kafir kamu pasti akan dikalahkan dan digiring kedalam neraka jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal”

Sungguh kami akan terus memerangi kalian walaupun salah satu dari kami akan terbunuh, itu adalah hal kecil bagi kami demi tegaknya ajaran Allah di muka bumi ini. Karena kami tidak ridho diatur oleh aturan kafir yang kalian ada-adakan dan sungguh kami akan terus berperang hingga diri ini semata-mata hanya untuk Allah dan hanya Allah saja yang ada di ibadahku.

Walhamdulillahirabilalamin"

Aksi teror terjadi di Mapolda Riau, Pekanbaru. Peristiwa ini terjadi tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Diketahui ada lima orang terduga teroris yang berusaha merangsek ke Mapolda Riau sambil menyerang polisi dengan senjata tajam. Seorang polisi gugur dalam peristiwa ini atas nama Iptu Auzar. Selain itu, ada polisi dan dua jurnalis yang terluka.