Rabu, 16 Mei 2018 19:45 WITA

Deng Ical Ingin Tol Layang Pettarani Jadi Ikon Nasional

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Deng Ical Ingin Tol Layang Pettarani Jadi Ikon Nasional

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, berharap Pettarani Tol Road atau Tol Ujung Pandang Seksi III Jalan Layang Tol Andi Pangeran Pettarani, nantinya dapat menjadi ikon nasional. 

Harapan itu disampaikannya saat acara peluncuran pembangunan Jalan Tol Layang Pettarani, di Jalan Urip Sumoharjo, Rabu (16/5/2018). 

"Jalan tol layang Pettarani diharapkan menjadi ikon nasional. Bukan sekedar jalan tol tapi merupakan simbol kesiapan Makassar, Sulawesi Selatan dan Indonesia mengadopsi berbagai kemajuan teknologi," kata Deng Ical sapaan Syamsu Rizal. 

Selama ini, lanjutnya, pekerjaan besar seperti pembangunan jalan tol layang kerap menimbulkan ekses di berbagai aspek kehidupan. Seperti isu lingkungan hidup, ekonomi, kemacetan jalan, hingga berbagai persoalan sosial lainnya. 

Di Makassar, seluruh ekses itu berupaya ditekan seminimal mungkin dengan memaksimalkan koordinasi lintas sektoral. Meliputi PT BMN dan PT Wijaya Karya selaku kontraktor pelaksana, dengan kepolisian, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota.

"Pekerjaan jalan tol layang ini juga diharapkan bisa menjadi percontohan nasional, yang memberikan gambaran kepada kita bahwa pekerjaan sebesar ini tidak merugikan banyak orang," ujarnya.

Dampak sosial dapat ditekan seminimal mungkin, mata pencaharian warga di sekitar lokasi pembangunan tidak terganggu, dan daya dukung alam juga tetap menjadi perhatian pemerintah dan kontraktor pelaksana.

Tol Layang Pettarani bakal dibangun sepanjang 4.3 kilometer menggunakan biaya sebesar Rp2,2 triliun, dengan skema pembiayaan Proyek Infrastruktur Non Anggaran (PINA). Masa konstruksi berjalan selama 22 bulan, dibuat melayang (elevated) sepanjang jalan nasional Andi Pangerang Pettarani.