Rabu, 16 Mei 2018 18:43 WITA

Suharti Akan Lapor Hakim Andi Maulana ke Komisi Yudisial

Editor: Mulyadi Abdillah
Suharti Akan Lapor Hakim Andi Maulana ke Komisi Yudisial
Foto: IST

RAKYATKU.COM, SIDRAP - Tim Hukum Hj Suharti alias Aji Arty, Ibrahim Massidenreng akan melaporkan hakim Andi Maulana ke Komisi Yudisial (KY). 

Langkah ini pasca hakim Andi Maulana menolak praperadilan yang diajukan Hj Suharti ke Pengadilan Negeri Sidrap, pada Rabu (16/5/2018).

Menurutnya, Andi Maulana diduga telah mengeluarkan putusan tak adil kepada Aji Arty, relawan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidrap, Dollah Mando-Mahmud Yusuf (DOAMU). 

"Hakim diduga telah memutuskan menolak permohonan Aji Arty dengan mengabaikan pertimbangan sejumlah bukti," tegas Tim Hukum Aji Arty, Ibrahim Massidenreng usai sidang putusan Praperadilan di PN Sidrap, Rabu (16/5/2018). 

Menurutnya, Tim Hukum DOAMU tidak akan tinggal diam dengan keputusan hakim. "Kami akan melaporkan hal itu kepada Komisi Yudisial (KY) dan Propam. Kami tidak diam," tegas Ibrahim dalam rilis yang diterima Rakyatku.com. 

Disebutkannya, Tim Hukum Aji Arty menilai aparat tetbukti telah melakukan menangkapan dengan menyalahi prosedur. "Laporan Intelkam yang tidak ditandatangani oleh Kasat Intel tidak jadi perimbangan, bahkan hakim berpendapat sendri," katanya.

Sidang putusan tersebut digelar di PN Sidrap, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel). Hakim memutuskan menolak eksepsi dan permohonan Aji Arty.

Sekadar diketahui, saat ini Aji Arty atau Suharti telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Ditreskrimsus Polda Sulsel dengan dugaan ujaran kebencian mengandung SARA melalui akun Facebook.