Rabu, 16 Mei 2018 11:52 WITA

Musnahkan Miras Tanpa Tersangka, Polda Sulsel Dikritik

Editor: Mulyadi Abdillah
Musnahkan Miras Tanpa Tersangka, Polda Sulsel Dikritik
Ribuan botol minuman keras (miras) dimusnahkan di Polda Sulsel, Senin (14/6/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) oleh Polda Sulsel pada Senin, (14/5/2018) menuai kritik lantaran ada yang belum memiliki kekuatan hukum tetap.

Miras yang dimusnahkan tersebut adalah barang bukti yang diamankan selama operasi miras. Adapun barang bukti yang dimusnahkan berupa miras pabrikan sebanyak 123.503 botol, oplosan 3.000 liter dan miras tradisional 34.292.

"Seyogyanya barang bukti (BB) yang dimusnakan adalah BB yang proses hukumnya sudah berkekuatan hukum tetap (BHT)," ungkap Pengamat Hukum di Makassar, Zulkifli Hasanuddin, pada Rabu (16/5/2018).

Zulkifli mengatakan, pemusnahan barang bukti yang tersangkanya belum ada masuk dalam penyalahgunaan wewenang.

"Kalau ada BB yang disita tapi tersangkanya belum ada berarti penyidik dalam melakukan proses penyelidikan tidak profesional kerena tidak bisa menemukan pelakunya," tambahnya.

Zulkifli juga menegaskan, tidak bisa petugas memusnahkan barang bukti jika pelaku belum menjalani proses hukum. Barang bukti juga menurut Zulkifli membantu penyidik dalam penuntasan kasus. 

"Tidak boleh BB dimusnahkan jika tersangka/terdakwa masih dalam proses hukum karena penyidik dan JPU akan kesulitan membuktikan kesalahan tersangka/terdakwa," tambahnya.

Sementara itu, Kompol Diari Astetika Kasat Narkoba Polrestabes Makassar mengatakan, sebagian barang bukti hasil penggerebekan gudang minuman keras (Miras) oplosan di Kawasan Industri Makassar (Kima).

"Yang kadaluarsa sudah semua, yang alat produksi dan lain-lain msh ada," ungkap Diari.

Meski sebagaian BB telah dimusnahkan, namun Diari mengatakan kasus dugaan oplosan tersebut belum menyeret tersangka. Ia beralasan, pemeriksaan dari BPOM belum keluar.

"Kan sudah ada yang disisihkan, belum (tersangka), belum keluar hasil pemeriksaaan dari BPOM," tambahnya.

Sebelumnya, saat pemusnahan barang bukti miras di Mapolda Sulsel, Kombes Pol Hermawan selaku Dir Narkoba Polda Sulsel mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan adalah barang bukti yang tekah berkekuatan hukum tetap.

"Yang dimusnahkan semua sudah inkra," ungkap Hermawan pada saat itu.