Jumat, 11 Mei 2018 17:00 WITA

Tiga Pengebom Ikan Ditangkap, 27 Detonator Disita

Penulis: M. Qadri
Editor: Aswad Syam
Tiga Pengebom Ikan Ditangkap, 27 Detonator Disita
Dirpolairud Polda Sulteng, Kombes Pol Toni Ariadi Effendi (kiri) menunjukkan barang bukti di Mako Ditpolairud Polda Sulteng, Jumat (11/5/2018).

RAKYATKU.COM, DONGGALA – "Duarrr!!!", dari jauh polisi dari Polairud Polda Sulteng, melihat percikan air yang besar wilayah Perairan Tanjung Batu Manu, Kecamatan Kaliroang, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Juga suara ledakan yang keras.

Saat mendekat, mereka melihat sebuah kapal dengan tiga orang awak. Ketiganya tampak melempar sesuatu. Curiga, polisi kemudian memeriksa isi kapal. Benar saja, kapal tersebut penuh dengan denotator dan amonium nitrat yang merupakan bahan membuat bom ikan.

Damming, Mansur dan Den, langsung diamankan, bersama 27 denotator dan amonium nitrat. 

“Kami baru saja mengamankan tiga orang tersangka, yang mana ketiganya ditangkap saat melakukan pengeboman di Perairan Tanjung Batu Manu, Kabupaten Morowali," tutur Dirpolairud Polda Sulteng, Kombes Pol Toni Ariadi Effendi saat ditemui di Mako Ditpolairud Polda Sulteng, Jumat (11/5/2018).

Loading...

Menurut Toni Ariadi, dari hasil pemeriksaan, ketiga pelaku pengeboman mengakui, mereka memperoleh bahan peledak terebut bersal dari Malaysia.

Dalam penangkapan yang berlangsung di atas kapal, aparat juga mengamankan puluhan kilogram ikan hasil pengeboman. Yang mana rencananya akan dipasarkan di Tempat Penjualan Ikan (TPI) Morowali.

Pelaku dijerat Pasal 84 (1) Jo 100B, Pasal 8 (1) UU No. 45 Tahun 2009, Perubahan UU No. 31 tahun 2004 tentang Perikanan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun penjara.

Loading...
Loading...