Jumat, 11 Mei 2018 14:38 WITA

Terminal Kota Watansoppeng yang Terabaikan

Editor: Mulyadi Abdillah
Terminal Kota Watansoppeng yang Terabaikan
Suasana di Terminal Watansoppeng pada Jumat (11/5/2018).

RAKYATKU.COM, SOPPENG - Terminal Kota Watansoppeng seakan luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Soppeng. Berada di jantung kota, namun sunyi dari para pelaku usaha angkutan umum.

Bangunan yang berdiri dari era 80an tersebut, sudah semakin lapuk dimakan usia. Dinding yang kusam dan plafon yang nyaris roboh. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Soppeng, A Darliawan nampaknya pasrah atas kondisi itu. Apalagi, tahun ini belum menganggarkan dana untuk rehabilitasi terminal yang telah berumur kurang lebih 30 tahun tersebut.

"Untuk tahun ini belum ada anggaran yang disiapkan untuk melakukan rehab total terminal, setiap tahunnya baru ada anggaran untuk biaya pemeliharaan senilai Rp 5 juta" ungkapnya, pada Jumat (11/05/2018).

Menurutnya, saat ini terminal tersebut hanya digunakan oleh beberapa pengendara untuk memarkirkan kendaraannya. Tak ada sopir angkutan umum untuk menunggu penumpang.

"Yang menjadi penyebab berkurangnya aktivitas diterminal selain lokasinya, juga volume kendaraan pribadi yang terus bertambah, dan masyarakat perkotaan juga lebih memilih menggunakan transportasi ojek yang dinilai lebih efisien," paparnya.

Hal tersebut mengakibatkan retribusi dari terminal itu menjadi sangat berkurang dibanding awal-awal dibangunnya. Untuk itulah, Pemkab berencana melakukan pemindahan lokasi agar terminal tersebut tetap bisa berkembang.

"Saat ini pak bupati juga telah memikirkan solusi untuk melakukan pengembangan terhadap terminal, salah satunya dengan melakukan pemindahan lokasi yang lebih strategis dan lebih luas," tutupnya.