Jumat, 11 Mei 2018 10:43 WITA

Berstandar SNI, Grab Larang Mitranya Beli Atribut di Luar Perusahaan

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Berstandar SNI, Grab Larang Mitranya Beli Atribut di Luar Perusahaan

RAKYATKU.COM - Perusahaan transportasi online, Grab, melarang mitranya membeli atribut seperti helm dan jaket di luar yang disediakan perusahaan. 

Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, ada hak cipta pada atribut ojek online karena dibuat secara khusus, mulai dari warna dan bahan oleh produsen. 

"Jaketnya juga punya fitur keselamatan. Ada patch di kiri dan kanan. Itu kalau gelap dan hujan, bisa diliat dari jauh akan menyala," ujar Ridzki yang dikutip dari Kompas.

Dengan demikian, lanjut Ridzki, keselamatan pengemudi dan penumpang terjamin dalam kondisi gelap sekalipun. 

Selain itu, secara kualitas, Grab meminta produsen agar bahan jaket harus tahan lama. Sehingga jika ditemukan jaket atau helm ojek online yang rusak, maka diragukan orisinalitasnya. 

"Di jalanan helm dan jaket Grab tahan lama, warnanya masih bagus, jika dibandingkan dengan jaket lain yang gampang lusuh. Karena selain identitas, ini soal keamanan," kata Ridzki. 

Sementara untuk helm, Ridzki menjamin semua yang diproduksi oleh vendornya berstandar SNI. 

loading...

Untuk itu, Ridzki menegaskan, akan ada sanksi tegas yang diterapkan pada mitra yang membeli atribut di luar. Sebab, ada kode etik yang dilanggar. 

"Risikonya bisa pemutusan hubungan kerja dengan mitra," kata dia. 

Sebagai upaya pengawasan, pihak Grab juga secara berkala akan melakukan audit secara random terhadap mitra. Termasuk soal atributnya. Selain itu, ia meminta masyarakat juga membantu melaporkan ke perusahaan. 

"Penumpang bisa laporkan kalau helm dan jaket tidak sama," kata dia. 

Diketahui, di beberapa wilayah, ada pihak-pihak yang memperjualkan atribut Transportasi Online secara ilegal. 

Loading...
Loading...