Kamis, 10 Mei 2018 20:01 WITA

Kejati Sulsel Siapkan Pemanggilan Ulang Anak Jen Tang

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Kejati Sulsel Siapkan Pemanggilan Ulang Anak Jen Tang
Kasi Penkum Kejati Sulsel, Salahuddin.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kejaksaan Tinggi Sulsel menegaskan tidak akan menghentikan penanganan kasus korupsi penyewaan lahan negara yang melibatkan Bos PT Jujur Jaya Sakti, Soedirjo Aliman alias Jen Tang. 

Jen Tang yang kini ditetapkan sebagai DPO oleh penyidik Kejati Sulsel atas kasus tersebut memang hingga kini masih dalam status pengejaran.

Kasi Penkum Kejati Sulsel, Salahuddin mengungkapkan bahwa salah satu usaha yang dilakukan oleh Kejati Sulsel untuk mengusut keberadaan Jen Tang ialah menjadwalkan pemanggilan ulang kepada anak Jen Tang, Edy Aliman. Edy sebelumnya telah dikirimi surat pemeriksaan tetapi alamat yang diberi ialah alamat palsu.

"Kebetulan tim penyidik memang menghendaki untuk memeriksa Edy Aliman. Namun sampai saat ini belum datang. Kita serahkan ke tim penyidik pasti mereka sudah punya strategi, "kata Salahuddin sesaat lalu.

Salahuddin mengatakan, alamat palsu tersebut diberikan langsung oleh Edy Aliman beberapa waktu lalu saat penyidik menemuinya di rumah orangtuanya di Jalan Gunung Bawakaraeng Makassar. Alamat palsu yang diberikan Edy tersebut ialah alamat rumahnya yang berada di Jakarta.

Kepastian jika itu alamat palsu diketahui setelah petugas pos yang mengantarkan surat tersebut mengaku, jika alamat yang dimaksudkan di Kota Jakarta ternyata tidak sampai ke alamat tujuan.
     
"Kan waktu itu, waktu penggeledahan di rumah Jen Tang ada juga anaknya Jen Tang, Edy Aliman. Nah, waktu itu kan kita tanya Edy tinggal dimana dan ia ngakunya tinggal di Jakarta dan diberikan lah alamatnya. Ternyata belakangan hasil pengembangan kasus itu, Edy Aliman juga terlibat. Makanya kita panggil tapi ternyata alamatnya alamat palsu," jelas Salahuddin.
     
Setelah mengetahui jika alamat rumah itu palsu, penyidik kemudian berusaha menghubungi Edy Aliman melalui nomor telepon selulernya. Namun nomor yang sering digunakannya itu juga sudah tidak aktif.

Sementara anak Jen Tang yang lain, John Aliman juga diperiksa penyidik Kejati Sulsel. Dalam pemeriksaan itu, ia mengakui jika nomor rekening yang digunakan untuk menerima transferan uang sebesar Rp500 juta dari kontraktor PT Perumahan Indonesia (PI) adalah nomor rekening milik Edy Aliman.

"Ini yang sedang kita telusuri, karena pengakuan dari John Aliman mengaku jika nomor rekening Edy Aliman yang digunakan menerima transferan," pungkasnya.