Rabu, 09 Mei 2018 11:27 WITA

Jawaban Menohok Gatot Nurmantyo Soal Logistik di Pilpres 2019

Editor: Mulyadi Abdillah
Jawaban Menohok Gatot Nurmantyo Soal Logistik di Pilpres 2019
Gatot Nurmantyo

RAKYATKU.COM - Mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo gencar melobi elite parpol jelang Pilpres 2019.

Gatot sudah bertemu Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) hingga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. 

Kemarin, pria kelahiran Kota Tegal itu bertemu Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan yang juga Ketum DPP PAN. Safari politik ini memungkinkan terbentuknya poros ketiga, di luar kubu Joko Widodo ( Jokowi ) dan Prabowo Subianto.

Bagaimana kesiapan Gatot dalam hal logistik di Pilpres?

"Selalu kita berpikir masalah logistik. Itu namanya kita tidak menghargai rakyat. Apakah rakyat tidak bisa berjuang? Apalagi dihitung-hitung. Apakah kita harus membeli rakyat? Rakyat Indonesia tidak bisa dibeli," jawab Gatot saat ditanya awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (8/5/2018).

Berdasarkan data di laman Anti-Corruption Clearing House (ACCH) KPK, Gatot tercatat harta kekayaan Rp 13.704.369.535 dan USD 25.002. Gatot terakhir kali melaporkan kekayaannya ke LHKPN pada 30 September 2015. 

Kekayaan Gatot berupa harta tidak bergerak senilai Rp 6.615.759.832. Harta tidak bergerak itu terdiri atas tanah dan bangunan di Jakarta Timur, Bogor. Tercatat pula kepemilikan tanah di Sukabumi seluas 5.720 m2, di Maluku Tengah (19.624 m2), serta tanah dan bangunan seluas 204 m2 dan 156 m2 di Jakarta Utara. 

Gatot juga memiliki Toyota Harrier, Toyotal Alphard yang total nilainya Rp 505.000.000, logam mulia Rp 46 juta, serta giro dan setara kas lainnya Rp 6.537.609.703.