Selasa, 08 Mei 2018 11:53 WITA

Penjabat Gubernur Sulsel Serukan Netralitas ASN di Pangkep

Penulis: Saiful Mujib
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Penjabat Gubernur Sulsel Serukan Netralitas ASN di Pangkep
Soni Sumarsono (kanan).

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono meminta ASN di Kabupaten Pangkep untuk netral, khususnya menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018. 

Hal tersebut disampaikan Soni saat melakukan kunjungan kerja di Pangkep, Selasa (8/5/2018). Karena sebagaimana aturan, jika terbukti tidak netral, seorang ASN bukan tidak mungkin diberhentikan sebagai ASN.

"Bila ketahuan datang ke arena kampanye, memakai dan menggunakan simbol tertentu, mengangkat tangan simbol nomor urut, di proses di Panwaslu, maka keluar teguran satu. Jika keluar teguran satu, maka kans karirnya sebagai ASN sudah tertutup 25 persen," ujar Sumarsono.

Sumarsono menjelaskan, jika ASN tersebut masih saja melakukan pelanggaran dan tidak professional, maka keluar teguran tertulis dua. Pelanggaran selanjutnya, ASN dimaksud akan diberhentikan sementara dan pemberhentian tetap.

loading...

"Teguran tertulis 2, kans karirnya tertutup 50 persen. Kalau masih melanggar pemberhentian sementara, atau turun pangkat. Kalau masih juga melanggar langsung pemberhentian. Maka sebagai ASN yang baik, mari kita menghindari," ungkap Sumarsono.

"Saya ingin kita semua komitmen. kita boleh beda pandangan, boleh beda pilihan, memilih sesuai hati nurani, dan tidak usah cerita kanan kiri terkait pilihan kita," tambahnya.

 

Loading...
Loading...